Perusahaan PT BIB Gandeng UPTD Tanbu Menggelar Pelatihan Pengelolaan Homestay Berbasis Kompetensi

Asiasatunews.com, Batulicin  – Pada sesi akhir rangkaian pelatihan berbasis kompetensi pengelolaan homestay yang digelar CSR perusahaan PT BIB bekerjasama UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Tanah Bumbu,  menghadirkan penulis nasional Randu Alamsyah, yang berlangsung sabtu (24/6/2023).

Randu merupakan penulis novel Lambung Mangkurat dihadirkan untuk berbagi pengalaman story telling kepada peserta yang hadir sebanyak 23 orang.

Pada sesi akhir yang digelar di UMKM Center CSR PT BIB, Randu yang kini sedang merampungkan novel berjudul Saranjana menguraikan sejumlah trik untuk membuat cerita bermuatan lokal yang dapat memikat pengunjung.

Keberadaan Randu dapat mencairkan suasana pelatihan. Keintiman antara peserta dan Randu terlihat akrab, sejumlah peserta bahkan tanpa sungkan mengajak swafoto dan meminta tandatangan. Randu juga membagikan sejumlah novel karyanya sebagai reward untuk peserta.

Kepala UPTN BLK Tanah Bumbu, Riza Ahyari mengatakan pelatihan berbasis kompetensi ini guna menambah tenaga kerja yang memiliki sikap kerja yang ideal.

Peserta diharapkan bisa atraktif menunjukkan keterampilan mereka dalam memberikan pelayanan, sehingga industri kepariwisataan di Tanah Bumbu ini semakin berkembang.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan, kualitas pelayanan di bidang perhotelan sebagai penunjang kepariwisataan dapat meningkat,” ujarnya.

Menghadirkan penulis berskala nasional diharapkan bisa menularkan inspirasi dan spirit bagi peserta untuk bisa berbagi cerita menarik pada pengguna jasa homestay.

Apalagi menurutnya strategi ini dapat mendorong terwujudnya smart tourism dengan mengintegrasikan komponen-komponen kepariwisataan.

“Soft skil dan keterampilan penunjang seperti kemampuan story telling harus dikuasai, ini akan menjadi nilai tambah,” tandasnya.

Riza yang juga ketua startup Borneo ini berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat ditularkan pada mitra kerja di lingkungan kerja masing-masing.

Sementara itu, senior manager CSR PT BIB, Dindin Makinudin saat menutup acara mengatakan, hendaknya para peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang didapat secara maksimal tersebut.

Baca Juga  DKUMP Tanbu Melatih Manajemen Koperasi Supaya Bisa Lebih Maju

Ia mengungkapkan pelatihan dengan pengalaman belajar yang kaya ini adalah momentum langka.

“Tidak semua orang mendapatkan kesempatan pengalaman belajar, anda yang ada di sini sangat beruntung karena dapat meningkatkan skill dan kompetensi,” ujarnya.

Lebih lanjut ia berharap pasca pelatihan peserta dapat meningkatkan profesionalitas. Terlebih bidang usaha homestay berkaitan dengan bidang jasa yang mana kualitas pelayanan sangat menentukan.

“Mari kita memberikan kesan mendalam bagi coustumer, buat mereka kembali ke tempat kita dengan pelayanan prima yang diberikan,” ujarnya.

Menurut Dindin saat ini peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan upaya level satu yang sedang digalakkan, berikutnya peningkatan level untuk mendapatkan sertifikasi homestay. Instansi CSR yang digawanginya sebagai perpanjangan tangan perusahaan tambang besar, bersedia membantu terwujudnya hotel dengan fasilitas dan layanan berbintang  terutama di kecamatan binaan yakni Angsana.

“Seperti kita tahu kita akan menjadi penyangga ibukota negara, momentum ini jangan sampai tidak dapat kita kendalikan. Kami siap membantu mewujudkan hotel yang bersertifikasi,” tandasnya.

Adapun pelaksanaan pelatihan pengelolaan Homestay ini dilaksanakan selama 7 hari yakni dari 18 – 24 Juni 2023, dengan melibatkan 23 peserta dari 7 perwakilan pengelola homestay di wilayah Satui, Angsana dan Kusan Hilir.

Selain Randu Alamsah, di hari terakhir pelatihan juga menghadirkan narasumber Zulian, Yuri Muryanto dan Sutrisno yang membawakan materi Borneo Smart Tourim. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *