Upaya Pemberdayaan UMKM oleh DKUMP2 Tanbu Menuju Pasar Modern

Asiasatunews.com, Batulicin – Dalam sebuah acara yang diadakan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), telah dilangsungkan sosialisasi bertemakan temu mitra produk tahun 2024 pada hari Rabu (06/03/2024). Acara ini diselenggarakan di Guest House Sunrise, Kecamatan Simpang Empat.

Dalam sosialisasi tersebut, tema yang diangkat adalah “Pemberdayaan Melalui Kemitraan Usaha Mikro”. Pembukaan resmi acara dilakukan oleh Sekretaris DKUMP2 Tanbu, Akhmad Syarwani, yang mewakili Kepala DKUMP2 Tanbu, Hamaluddin Tahir. Peserta acara terdiri dari sekitar 50 UMKM dari seluruh Tanbu, dengan kehadiran narasumber dari Dinas Koperasi dan UM Kalsel.

Akhmad Syarwani menyatakan bahwa Pemkab Tanbu telah berupaya meningkatkan produk lokal agar dapat masuk ke pasar ritel modern, sehingga dapat meningkatkan hasil produk dari UMKM. Hal ini dipandang sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap eksistensi UMKM di Tanbu.

“Kegiatan ini tentang bagaimana produk yang di hasilkan UMKM dapat masuk ke ritel modern. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Tanbu dalam mengutamakan pemberdayaan dan pemasaran produk UMKM,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa temu mitra UMKM juga bertujuan untuk mempertemukan konsumen, terutama OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten, dengan UMKM Tanbu. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan produk UMKM dan memberikan wawasan tentang proses pemasaran produk lokal kepada UMKM yang belum bertransaksi.

“Sehingga temu mitra ini dapat memperkenalkan produk UMKM sekaligus memberikan wawasan dan pengetahuan. Utamanya tentang proses pemasaran produk lokal kepada UMKM yang belum bertransaksi,” katanya.

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rohaidah, menyatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 50 UMKM Tanah Bumbu yang hadir dalam acara tersebut, namun hanya separuh dari mereka yang memenuhi syarat untuk masuk ke pasar ritel modern.

Baca Juga  Langkah Puskesmas Simpang Empat Menuju Akreditasi Terbaik

“Dari jumlah UMKM Tanbu yang hadir saat ini. Belum semua yang bisa masuk kreteria untuk memasarkan produknya di karenakan berbagai faktor,” katanya.

Rohaidah menambahkan bahwa DKUMP2 Tanbu terus mendorong keterlibatan pelaku UMKM sektor usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum untuk meningkatkan produk dan mematuhi ketentuan yang berlaku, dengan cara melakukan sosialisasi, memperkuat kelembagaan, serta mengfasilitasi PIRT dan sertifikasi halal.

“Bahkan setelah temu usaha ini, kami juga akan melakukan pembinaan pada pelaku UMKM yang sudah mendapatkan order. Mengingat terdapat beberapa pelaku UMKM yang tidak tepat dalam pencantuman legalitas dan juga dalam penerapan legalisasi perizinan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *