Asiasatunews.com, Kotabaru – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran yang terjadi di Jalan Karya Utama RT 09 RW 03, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Senin (11/5/2026) lalu.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kotabaru melalui Sekretarisnya, Faisal Muhdi didampingi Kepala Desa Semayap, Hj. Hamiah di Kantor Desa Semayap, Kabupaten Kotabaru, Selasa (12/5/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa bahan pokok penting (bapokting) dan kebutuhan dasar untuk membantu meringankan beban para korban terdampak kebakaran yang menghanguskan empat rumah bedakan berbahan kayu tersebut.
Faisal Muhdi mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah.
“Bantuan berupa bapokting ini untuk para korban kebakaran di wilayah Desa Semayap. Bantuan ini dari pemerintah daerah berupa kebutuhan dasar untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak kebakaran,” ujarnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu kebutuhan sementara para korban sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ini setidaknya ada keringanan. Kami berharap para korban bisa tetap bersabar dan kuat menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Semayap, Hj. Hamiah, menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kotabaru dan seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu warganya pascakebakaran.
“Kami sangat berterima kasih kepada BPBD Kabupaten Kotabaru dan semua pihak yang sudah peduli membantu warga kami yang terdampak kebakaran. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan para korban untuk sementara waktu,” ucapnya.
Salah satu korban kebakaran, Andi Ampa Uleng mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Bantuan ini sedikit banyaknya sangat kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari setelah musibah kebakaran kemarin,” katanya.
Diketahui sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada Senin sore sekitar pukul 15.45 WITA itu diduga dipicu korsleting listrik dan menyebabkan empat rumah sewaan milik Husmawati (55) hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.










