Asiasatunews.com, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosp) berhasil meraih Peringkat III Kategori Mitra Humas Pemerintah Provinsi pada ajang Apresiasi Media Pemprov Kalimantan Selatan (AMPK) 2025. Penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili Asisten Administrasi Umum M. Yamani, dalam malam penganugerahan di Banjarmasin, Rabu (10/12/2025).
Prestasi ini mencerminkan semakin kuatnya peran komunikasi publik Tanah Bumbu yang dinilai konsisten dan aktif mendukung penyebarluasan informasi pembangunan daerah. Capaian tersebut sekaligus menegaskan posisi Diskominfosp sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Atas keberhasilan tersebut, Pemkab Tanah Bumbu berharap Diskominfosp dapat terus meningkatkan kualitas kinerja komunikasi publik, memperkuat integrasi informasi, serta menghadirkan layanan yang lebih profesional, efektif, dan responsif sesuai kebutuhan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Tanah Bumbu untuk terus berperan aktif dalam memperkuat ekosistem informasi pemerintahan di Kalimantan Selatan,” ujar Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Diskominfosp, Al Husain Mardani.
Ajang penganugerahan yang dipimpin Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, tersebut diikuti oleh berbagai OPD, UPTD, serta Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Kalsel. Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi media pemerintah yang dinilai konsisten menyampaikan informasi pembangunan secara transparan dan bertanggung jawab.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman turut memberikan penghargaan atas kontribusi seluruh media pemerintah dalam memperkuat komunikasi publik. Menurutnya, kanal informasi pemerintah memegang peranan strategis sebagai ujung tombak dalam menyampaikan program, kebijakan, serta capaian pembangunan kepada masyarakat.
Selain sebagai ajang penghargaan, AMPK 2025 juga menjadi sarana evaluasi pengelolaan media pemerintah daerah. Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong inovasi, peningkatan kualitas konten, serta penguatan respons terhadap berbagai aduan masyarakat melalui kanal pengaduan resmi. (M.Reza)










