Dinkes Kotabaru Perkuat Perencanaan Alat Kesehatan untuk Tingkatkan Mutu Layanan

Asiasatunews.com, Kotabaru – Pemerataan pelayanan kesehatan hingga wilayah pelosok menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru melalui kegiatan Pembinaan dan Pemetaan Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan (SPA) pada Puskesmas, Pustu dan Labkesmas se-Kabupaten Kotabaru Tahun 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung perencanaan kebutuhan fasilitas kesehatan yang lebih tepat sasaran.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 20-21 Oktober 2026,
Kegiatan ini diikuti seluruh perwakilan Puskesmas, Pustu dan Labkesmas sebagai langkah strategis untuk memastikan ketersediaan, kelayakan dan pemerataan alat kesehatan sesuai kebutuhan nyata di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Muhammad Ukas melaui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Akhmad Saleh menyampaikan bahwa sarana, prasarana dan alat kesehatan merupakan komponen vital dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan berkesinambungan.

“Puskesmas, Pustu dan Labkesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan. Tanpa dukungan sarana, prasarana dan alat kesehatan yang memadai serta memenuhi standar, pelayanan yang berkualitas tidak akan terwujud,” ujar Akhmad Saleh saat membacakan sambutan.

Lebih lanjut ia menegaskan, kondisi geografis Kabupaten Kotabaru yang luas dan berciri kepulauan menjadi tantangan tersendiri, sehingga pemetaan harus dilakukan secara proporsional dan tepat sasaran.

“Kotabaru memiliki wilayah yang luas, terdiri dari daratan dan kepulauan. Oleh karena itu, pemetaan harus dilakukan secara jujur, akurat dan sesuai kondisi riil. Sampaikan apa adanya, alat mana yang masih berfungsi baik, mana yang memerlukan perbaikan dan mana yang sudah tidak layak pakai. Data yang jujur akan menjadi dasar perencanaan pengadaan dan pemeliharaan yang lebih tepat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula empat arahan penting yang perlu menjadi perhatian bersama.

Pertama, melakukan pendataan SPA secara akurat dan penuh tanggung jawab sesuai kondisi nyata di masing-masing fasilitas. Kedua, menyusun kebutuhan berdasarkan skala prioritas dengan mengacu pada standar pelayanan dan karakteristik wilayah. Ketiga, meningkatkan pemanfaatan serta pemeliharaan rutin agar alat kesehatan yang tersedia tetap aman dan memiliki masa pakai yang optimal. Keempat, memperkuat koordinasi dan komitmen bersama antara Dinas Kesehatan dengan seluruh Puskesmas, Pustu dan Labkesmas.

Baca Juga  Pelatihan Penyelamatan Ketinggian oleh Satpol PP dan Damkar Tanbu

Melalui kegiatan ini diharapkan perencanaan SPA menjadi lebih tertib, terintegrasi, transparan dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim dan berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat serta partisipasi aktif dari seluruh peserta.