Dukung Ekonomi Kerakyatan, Gubernur dan Wagub Kalsel Resmikan Koperasi Merah Putih Indrasari

Gubernur Kalsel resmikan Koperasi Desa Merah Putih Indrasari di Martapura, Kabupaten Banjar, dorong ekonomi desa. Senin, 21 Juli 2025.
Gubernur Kalsel resmikan Koperasi Desa Merah Putih Indrasari di Martapura, Kabupaten Banjar, dorong ekonomi desa. Senin, 21 Juli 2025.

Asiasatunews.com, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman meresmikan bangunan Koperasi Desa Merah Putih Indrasari di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (21/7). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita bunga sebagai simbol dimulainya operasional koperasi yang telah berbadan hukum dengan Nomor AHU-0020923.AH.01.29.TAHUN 2025, tertanggal 4 Juni 2025.

Koperasi Desa Merah Putih Indrasari menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi desa melalui gerakan nasional koperasi. Pemerintah juga merangkaikan peresmian ini dengan peluncuran 80.000 Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta dialog interaktif hybrid bersama Presiden RI Prabowo Subianto.

Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi meninjau langsung fasilitas koperasi yang baru mereka resmikan. Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan rasa syukurnya karena Kalimantan Selatan dipercaya menjadi salah satu provinsi pelopor koperasi desa dalam program nasional.

“Alhamdulillah, tadi saya diberi kesempatan menyampaikan laporan secara daring kepada Presiden Prabowo. Koperasi Desa Merah Putih Indrasari ini juga dinilai nomor tiga terbaik di Indonesia setelah dilakukan musyawarah desa oleh Menteri Desa Yandri Susanto,” ujar H. Muhidin.

Ia juga mengungkapkan bahwa koperasi ini kini tercatat sebagai yang keenam secara nasional dari total 83.000 desa yang ada di Indonesia. Gubernur pun menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banjar atas pembinaan koperasi desa di wilayahnya.

“Bahkan Menteri Desa saat berkunjung langsung terkesan dengan tempat ini. Kami berharap bupati dan wali kota lainnya juga terus mendorong tumbuhnya koperasi desa,” tambahnya.

Gubernur menargetkan terbentuknya koperasi di seluruh desa di Kalimantan Selatan, yang saat ini berjumlah 2.015 desa. Hal ini untuk mendukung penuh keberhasilan program pusat dalam meningkatkan perekonomian desa.

Baca Juga  Bulan Suci Ramadhan Menjadi Ajang Silaturahmi Bupati Zairullah Bersama Loyalis Partai PKB Se Kalsel

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kalsel, Faried Fakhmansyah, menjelaskan bahwa peluncuran koperasi desa ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan. Dari 80.000 koperasi desa se-Indonesia, Kalsel menyumbang 2.013 koperasi di 1.871 desa dan 144 kelurahan.

Awalnya, jumlah koperasi di Kalsel berjumlah 2.015, namun berkurang menjadi 2.013 karena adanya penggabungan tiga desa menjadi satu koperasi bersama.

Menurut Faried, koperasi Merah Putih dirancang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi desa serta menjadi mitra strategis bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Koperasi adalah salah satu pilar ekonomi kerakyatan. Kehadiran Koperasi Merah Putih ini diharapkan menciptakan kekuatan ekonomi baru yang mandiri dan berdaya saing, baik di desa maupun di permukiman urban,” jelasnya.

Di sekitar Koperasi Desa Merah Putih Indrasari juga berdiri sejumlah fasilitas pendukung seperti Klinik Koperasi Desa, Gudang Koperasi Desa, Agen Pos Desa (Logistik Indonesia), Layanan Bank Desa, dan lainnya. Gubernur dan Wagub tampak meninjau langsung lokasi stand dengan mengenakan rompi biru, untuk memastikan kesiapan layanan dari berbagai instansi seperti Dinas PMD, Dinas Koperasi/UMKM, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pertanian.

Pemerintah menggelar peluncuran nasional Koperasi Merah Putih secara virtual dari Koperasi Desa Merah Putih Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Presiden RI Prabowo Subianto menekan tombol seremonial sebagai tanda peluncuran, yang turut dihadiri sejumlah menteri seperti Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Yandri Susanto, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, serta Wamen Desa Ahmad Riza Patria.