Semarak Festival Budaya 2025, Bupati Andi Rudi Latif Hadirkan Panggung Budaya Spektakuler

Festival Aksi Budaya 2025 resmi dibuka di Tanah Bumbu, dorong persatuan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal.
Festival Aksi Budaya 2025 resmi dibuka di Tanah Bumbu, dorong persatuan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal.

Asiasatunews.com, Batulicin – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, meresmikan pembukaan Festival Aksi Budaya 2025 yang mengusung tema “Satu Aksi Ragam Budaya” pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Panggung Utama Festival Aksi Budaya, Jalan Kodeco KM 2,5, Kecamatan Simpang Empat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menetapkan pelaksanaan Festival Aksi Budaya 2025 selama tiga hari, terhitung sejak Jumat hingga Minggu, 21 Desember 2025.

Pembukaan festival dipimpin langsung oleh Bupati Andi Rudi Latif dan disaksikan ribuan warga yang memadati area acara.

Sejak hari pertama, ribuan pengunjung memadati lokasi festival, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang bersifat terbuka, edukatif, dan menghibur.

Kemegahan suasana pembukaan semakin terasa dengan penampilan grup band Armada yang sukses menghibur penonton dari berbagai kalangan usia.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berupaya mengembangkan seni dan budaya daerah sekaligus memperkokoh identitas kearifan lokal.

Selama festival berlangsung, panitia menyuguhkan beragam pertunjukan seni tradisional, mulai dari tari-tarian daerah, musik tradisional, pameran budaya, hingga sajian kuliner khas Tanah Bumbu.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menekankan pentingnya persatuan masyarakat melalui kegiatan Festival Aksi Budaya.

“Budaya adalah perekat kebersamaan yang harus terus kita pelihara,” tutur Bupati Andi Rudi Latif di hadapan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa festival ini berfungsi sebagai wadah ekspresi seni sekaligus sarana mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat dan pelaku UMKM lokal.

Bupati berharap penyelenggaraan Festival Aksi Budaya 2025 dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pariwisata daerah serta membuka ruang bagi generasi muda untuk terus berkarya dan melestarikan budaya lokal Tanah Bumbu secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan kebudayaan sebagai upaya memperkuat jati diri daerah dan menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat lokal. (M.Reza)

Baca Juga  Transformasi Digital Layanan Publik, Kadis Kominfosp Hadirkan BerAksi Smart Service