Asiasatunews.com, Batulicin – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 1022/Tanah Bumbu bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan GK Foundation melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berupa pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis.
Acara tersebut berlangsung pada Kamis, 2 Oktober 2025, di Aula Kodim 1022/Tanah Bumbu.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mata masyarakat, terutama bagi pelajar, santri, lansia, serta kelompok rentan lainnya.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Bumbu.
“Penglihatan yang baik menjadi bagian penting dalam kualitas hidup masyarakat. Pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis ini adalah bentuk kepedulian nyata yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 1022/Tanah Bumbu dan GK Foundation atas dedikasi mereka dalam membantu masyarakat.
Menurutnya, kerja sama ini mencerminkan kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat dan memberikan dampak besar bagi pelajar, lansia, serta warga yang membutuhkan bantuan penglihatan.
“HUT ke-80 TNI tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum refleksi bersama. Pembangunan sejati adalah ketika seluruh elemen bergerak untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, dan kegiatan ini menjadi salah satu contohnya,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf. Zierda Aulia Salam, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Ia menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan GK Foundation menjadi langkah penting dalam mendukung kesehatan para pelajar dan santri.
“Dengan adanya bantuan kacamata ini, anak-anak dapat belajar dengan lebih fokus dan berpeluang meningkatkan prestasi mereka,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua, guru, serta lembaga pendidikan dalam membina generasi muda agar siap menghadapi tantangan masa depan.
“Tantangan ke depan semakin besar, sehingga pembentukan karakter dan pondasi generasi muda harus dimulai sejak dini,” pungkasnya. (M.Reza)










