Transformasi Digital Layanan Publik, Kadis Kominfosp Hadirkan BerAksi Smart Service

Kadis Kominfosp Tanah Bumbu luncurkan inovasi BerAksi Smart Service, portal digital layanan publik, di Batulicin pada Kamis, 7 Agustus 2025
Kadis Kominfosp Tanah Bumbu luncurkan inovasi BerAksi Smart Service, portal digital layanan publik, di Batulicin pada Kamis, 7 Agustus 2025

Asiasatunews.com, Batulicin — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu menggagas inovasi BerAksi Smart Service berupa digitalisasi pelayanan publik Kabupaten Tanah Bumbu bertajuk “Satu Portal Semua Layanan”, sebagai bagian dari implementasi Proyek Perubahan Tahun 2025.

Kepala Diskominfosp Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, mengungkapkan bahwa proyek ini memiliki tujuan untuk membangun satu portal digital layanan publik yang terintegrasi di Kabupaten Tanah Bumbu. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai di Batulicin, pada Kamis (7/8/2025).

Diskominfosp Tanah Bumbu bertujuan menyederhanakan akses, meningkatkan efisiensi layanan, serta mendorong implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang efektif dan berorientasi pada pelayanan prima. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati layanan publik yang lebih mudah dijangkau, efisien, dan transparan.

“Langkah ini akan berdampak pada meningkatnya efisiensi kerja antardinas, melalui sistem yang terintegrasi, sekaligus membentuk ekosistem pemerintahan digital yang mendukung kolaborasi, akuntabilitas, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah,” ujar Kadis Kominfosp.

Ia menjelaskan, Smart Service ini mengintegrasikan seluruh aplikasi dan informasi yang tersedia di Kabupaten Tanah Bumbu ke dalam satu portal.

Pengembangan aplikasi ini didasari oleh Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelayanan berbasis digital, dan sejalan dengan program unggulan dalam RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu, yakni pengembangan serta pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Infrastruktur digital yang belum merata, layanan yang belum terintegrasi di seluruh SKPD, dan rendahnya literasi digital ASN,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya merencanakan pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan yang ditujukan kepada seluruh ASN dan masyarakat.

“Karena semua OPD akan menjadi pemangku kepentingan kami yang sekaligus bertindak sebagai promotor,” tambahnya.

Ia berharap, proyek ini mampu menjadi solusi praktis bagi masyarakat dalam memperoleh informasi secara cepat dan menyeluruh. (M.Reza)

Baca Juga  HAKORDIA 2025, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Jalan Santai Anti Korupsi