DKUMP2 Pemkab Tanbu Berikan Pelatihan Pemasaran Online Bagi Pelaku Usaha Mikro

2 min read
30 November 2022
 
Asiasatunews.com, Batulicin
– Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) adakan pelatihan pemasaran online bagi pelaku usaha mikro.
 
Pelatihan pemasaran online tersebut diselenggarakan di Hotel Wisata Hillmar Kecamatan Simpang Empat yang dibuka oleh Kepala DKUMP2, Deni Hariyanto pada Selasa (15/11/2022), dan akan dilaksanakan selama dua hari.
 
Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam rangka penanganan dampak inflasi di Kabupaten Tanah Bumbu dan Meningkatkan SDM Pelaku Usaha Mikro sehingga dapat meningkatkan dan memperluas pemasaran produknya.
 
Kabid Koperasi dan UM Aidil Adha mengatakan, kegiatan tersebut sebanyak 25 orang peserta UMKM se-Kabupaten Tanah Bumbu yang terdiri dari Kecamatan Simpang Empat sebanyak 16 orang, Kecamatan Batulicin sebanyak 4 orang, Kecamatan Mantewe sebanyak 2 orang, Kecamatan Kusan Hilir 1 orang serta dari Kecamatan Kusan Hulu ada 1 orang.
 
“Kegiatan ini diselenggarakan bertujuan dimana dana anggaran program kegiatan pengembangan UMKM terealisasi dan terserap dengan baik dan terkendalinya inflasi di daerah sehingga dampak kenaikan BBM tidak begitu terasa dan untuk meningkatnya wawasan dan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola usahanya,” jelasnya.
 
Sementara itu, Kepala DKUMP2 Deni Hariyanto mengatakan kegiatan ini cukup beralasan dilaksanakan, mengingat situasi dan kondisi Covid yang melanda, meski dalam tiga tahun ini sehingga inflasinya sudah dirasakan pelaku usaha saat ini.
 
“Hal ini terjadi bukan di tempat kita saja, namun terjadi di seluruh Indonesia, oleh karena itu peran Pemerintah terus berupaya bagaimana menghidupkan kembali para pelaku usaha diantaranya bagaimana supaya maju, berkembang meskipun kita punya keahlian dalam menciptakan peluang usaha, namun kalau pemasarannya tidak tepat dengan barang yang kita jual tentu percuma,” ujarnya.
 
Para narasumber akan memberikan tips dalam hal bagaimana memasarkan dengan sistem yang bisa diterima oleh masyarakat yang memerlukan usaha atau produk yang sudah dihasilkan.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Statistik

  • 0
  • 5
  • 5
  • 20.492
  • 12.261

You may have missed