Sabtu, 1 Oktober 2022

Air Danau Pasca Tambang PT Arutmin Batulicin Dimanfaatkan Untuk Air Bersih Masyarakat Desa Mantewe

3 min read
29 Maret 2022
 
Asiasatunews.com, Batulicin
–  Untuk mengatasi krisis air bersih, kini Bupati Tanah Bumbu Abah HM Zairullah Azhar kembali meresmikan sarana air bersih terkusus Masyarakat Desa Mantewe, dalam wilayah  Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel, Sabtu (26/3/2022).
 
Pada acara peresmian sarana air bersih tersebut, Abah Zairullah Azhar didampingi oleh Dandim 1022/TNB Letkol Cpn Rahmat Trianto dan sejumlah pejabat SKPD lingkup pemkab Tanah Bumbu.
 
Adapun realisasi sarana air bersih yang ada ini, merupakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat lingkar tambang oleh PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin.
 
Terkait hal ini, Bupati Zairullah mengatakan sangat mengapresiasi atas kepedulian dan perhatian untuk Masyarakat Tanah Bumbu, khususnya pada kawasan lingkar Tambang PT Arutmin Indonesia untuk Desa Mantewe.
 
“Hal ini sangat bermanfaat untuk kepentingan masyarakat setempat, yang mana telah kita ketahui, bahwa di Desa Mantewe belum ada saluran dan Instalasi Pengolahan Air PDAM, sebab jaraknya terbilang sangat jauh, dan masih menggunakan air sumur” bebernya.
 
Dengan adanya sarana air bersih yang airnya di ambil dari Danau Pasca Tambang PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, tentunya sangat membantu Masyarakat Desa Mantewe dan sekitarnya.
 
Pada kesempatan ini, Kepala Tekhnik Tambang (KTT) perusahaan PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, Iwan Sugiarto Kusnadi menyampaikan, bahwa danau yang dimanfaatkan ini adalah Danau Pasca Tambang batubara.
 
Perlu di ketahui , bahwa luasan danau ini sekitar 76 hektar dengan kedalaman mencapai 100 meter, dan diperkirakan menampung air sekitar 20 juta meter kubik. Kemudian, airnya disuplai dengan instalasi pipa air ke desa sepanjang 1.350 meter dengan biaya 350 juta rupiah.
 
Lebih jauh lagi, Iwan Sugiarto menjelaskan, seiring berjalannya waktu, PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin merehabilitasi lokasi tersebut hingga terisi air lalu menjadi danau.
 
“Semoga dengan danau ini bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat,  terutama untuk sumber daya air  keperluan sehari-hari bahkan untuk air minum pun juga insya Allah air ini juga sudah layak,” katanya.
 
Dikatakan layak air ini, karena pihak perusahaan rutin melakukan pemantauan dalam setiap bulannya. Jadi secara kualitas, sangat memenuhi mutu untuk bahan baku air minum.
 
Yang kedua air danau ini juga bisa dimanfaatkan untuk budidaya perikanan, yang mana sekarang hasil budidaya ikan disini sedang diteliti, namun sebelumnya juga sudah ada penelitian yang dinyatakan hasil budidaya ikan di danau ini sangat aman juga, dari unsur-unsur logam berat.
 
“Yang ketiga danau ini bisa dimanfaatkan sebagai ekowisata atau juga eduwisata yang mana diharapkan kepada masyarakat sekitar agar bisa memanfaatkan serta menjaga potensi akan danau pasca tambang ini,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Arsip

Statistik

  • 1
  • 138
  • 15
  • 18.214
  • 10.839

You may have missed